![]() |
| Mie Aceh tersedia dalam dua varian utama, yakni goreng dan berkuah, dengan pilihan topping seperti daging sapi, ayam, dan seafood. |
ACEH, Nusainsight.com – Aceh tidak hanya dikenal keindahan alamnya dan wisata religinya, banyak kekayaan kuliner yang bisa kalian coba saat berkunjung ke sana. Letak geografis Aceh yang strategis sejak masa lalu menjadikannya titik temu berbagai budaya seperti Melayu, Arab, India, hingga Eropa, yang turut membentuk identitas rasa dalam setiap hidangan. Kuliner Aceh identik dengan penggunaan rempah yang melimpah, rasa gurih yang dominan, serta teknik memasak tradisional yang diwariskan lintas generasi.
Mulai dari hidangan utama hingga minuman khas, berikut 5 kuliner Aceh yang paling populer dan layak dicicipi saat berkunjung ke Serambi Mekkah. Mie Aceh merupakan salah satu ikon kuliner Aceh yang paling dikenal luas. Hidangan ini menggunakan mie kuning tebal yang dimasak dengan racikan rempah khas, menghasilkan cita rasa gurih dan sedikit pedas.
Mie Aceh tersedia dalam dua varian utama, yakni goreng dan berkuah, dengan pilihan topping seperti daging sapi, ayam, dan seafood. Perpaduan bumbu yang kuat menjadikan Mie Aceh sebagai hidangan yang kaya rasa dan menggugah selera. Salah satu tempat makan mie Aceh yang legendaris yang bisa kamu kunjungi adalah Mie Simpang Lima yang telah ada sejak 1961. Dari warung inilah mie Aceh berkembang menjadi mie favorit di tanah rencong. Berlokasi di Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, warung ini dibuka setiap hari.
Berasal dari kawasan Matang di Kabupaten Bireuen, Sate Matang menawarkan pengalaman berbeda dari sate pada umumnya. Daging sapi atau kambing terlebih dahulu diungkep dengan bumbu hingga meresap, sebelum kemudian dibakar. Teksturnya empuk dengan rasa yang kuat. Uniknya, Sate Matang sering disajikan bersama kuah soto gurih sebagai pelengkap. Untuk mencoba Sate Matang, kamu bisa datang ke Sate Matang D’wan di Jalan T Imum Lueng Bata, Banda Aceh.
Kuah Beulangong adalah masakan berkuah khas Aceh yang biasanya disajikan dalam acara adat atau perhelatan besar. Hidangan ini dimasak dalam kuali besar dan menggunakan daging sapi atau kambing yang dipadukan dengan nangka muda serta rempah-rempah khas. Selain kaya rasa, Kuah Beulangong mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong dalam budaya Aceh. Rekomendasi tempat untuk menikmati Kuah Beulangong ada di Warung Nasi Hasan, Rumah Makan Cut Mun, Kuliner Kuah Beulangong Alta, Rumah Makan Syiah Kuala, dan Rumah Makan Dek Gam.
Sie Reuboh merupakan olahan daging sapi yang dimasak dengan cara direbus menggunakan bumbu khas Aceh. Kuahnya gurih dengan aroma rempah yang kuat. Hidangan ini sering dijadikan menu utama dalam jamuan keluarga karena praktis disajikan dan memiliki rasa yang tahan lama. Untuk makan Sie Reuboh yang otentik di Aceh, kamu bisa datang ke Rumah Makan Cut Bit di Cot Mancang, Aceh Besar.
Kuah Pliek U adalah hidangan tradisional yang berasal dari Aceh Barat. Masakan ini memadukan aneka sayuran seperti melinjo, terong, labu siam, dan daun-daunan, yang dimasak bersama bumbu fermentasi kelapa (pliek u). Rasanya gurih dan kompleks, mencerminkan kekayaan teknik memasak tradisional Aceh. Kalau kamu penasaran, Kuah Pliek U sangat mudah dijumpai di Kota Banda Aceh. Kamu bisa menemukannya di berbagai rumah makan khas Aceh, seperti Rumah Makan Montasik, Rumah Makan Asia Utama, Rumah Makan Ayah Punge.(NI 01)
