Mitos Duduk di Atas Bantal Sebabkan Bisulan, Ini Penjelasan Medis yang Perlu Diketahui

Mitos duduk di atas bantal dapat menyebabkan bisulan sudah lama beredar di tengah masyarakat.

DENPASAR, Nusainsight.com - Mitos duduk di atas bantal dapat menyebabkan bisulan sudah lama beredar di tengah masyarakat. Kepercayaan ini kerap dikaitkan dengan nilai kesopanan budaya Timur, namun apakah benar secara medis kebiasaan tersebut bisa memicu munculnya bisul?

Bisulan merupakan penyakit kulit akibat infeksi bakteri. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan kemerahan yang kemudian membesar, terasa panas, nyeri, dan pada tahap tertentu tampak mata bisul berwarna putih. Infeksi ini umumnya terjadi di area lipatan tubuh seperti ketiak dan pangkal paha, tetapi juga bisa muncul di wajah, leher, atau bagian kulit lainnya.

Penyebab bisul beragam, mulai dari kebersihan tubuh yang kurang terjaga hingga konsumsi makanan atau minuman yang tidak higienis. Bakteri yang masuk ke dalam pori-pori kulit dapat berkembang dan memicu infeksi, terutama pada area yang lembap dan sering mengalami gesekan.

Untuk mencegah bisulan, masyarakat disarankan menjaga kebersihan tubuh dengan mandi minimal dua kali sehari menggunakan sabun, khususnya pada area tubuh yang rentan seperti ketiak dan lipatan paha. Selain itu, pola makan sehat dan pemilihan menu bergizi juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit kulit, termasuk bisul.

Lalu, apakah duduk di atas bantal berkaitan dengan munculnya bisulan? Secara medis, duduk di atas bantal memang tidak dianjurkan. Alasannya bukan semata soal mitos, melainkan faktor kebersihan. Bantal merupakan benda yang mudah menjadi sarang debu, kuman, dan bakteri. Selain itu, bantal juga menyimpan minyak alami, sel kulit mati, serta kotoran lain dari tubuh manusia.

Jika bantal digunakan sebagai alas duduk, bakteri yang menempel dapat berpindah ke kulit, terutama pada area tubuh yang tertutup dan lembap. Kondisi inilah yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi kulit, termasuk bisulan.

Dengan demikian, larangan duduk di atas bantal tidak hanya berkaitan dengan norma kesopanan, tetapi juga memiliki dasar kesehatan. Menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan bantal sesuai fungsinya menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah gangguan kulit.(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال