Sanga Cita PB.JI Jadi Fondasi Peningkatan Prestasi Ju-Jitsu Indonesia

 

Ketum PB.JI, Dr. Dedy Triharjanto, menyampaikan tekad kuat jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi.(KONI)

JAKARTA, Nusainsight.com - Dr. Dedy Triharjanto secara resmi dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia (PB.JI) masa bakti 2025–2029 oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, pada Rabu (4/2/26).

Pelantikan ini menandai kelanjutan estafet kepemimpinan PB.JI setelah sebelumnya dipimpin oleh Laksdya TNI (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit. Dr. Dedy Triharjanto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB.JI yang digelar pada 7 Juni 2025, sebagai bentuk kepercayaan penuh dari seluruh peserta Munas terhadap arah kepemimpinannya.

Dalam sambutannya, Ketum KONI Pusat menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama dalam melahirkan atlet berprestasi.

“Melahirkan atlet berprestasi itu harus melalui tata kelola organisasi yang baik, dari situ baru program kerja dapat dijalankan dengan lancar, saya melihat pembinaan prestasi PB.JI semakin hari sudah semakin baik, seperti adanya kejuaraan dan torehan medali di beberapa single maupun multievent baik nasional maupun internasional,” ungkap Ketum KONI Pusat.

Ia juga menegaskan bahwa keberlangsungan organisasi sangat ditentukan oleh soliditas pengurus.

“Yang menentukan keberlangsungan organisasi itu adalah jajaran pengurusnya sendiri, oleh karena itu saya berharap 9 program yang diusung oleh PB.JI dapat dipertanggungjawabkan, mengacu pada ad/art PB.JI dan regulasi dari KONI Pusat,” sambungnya.

Cabang olahraga Ju-Jitsu Indonesia telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya medali perunggu pada Thailand Open Grand Prix 2022 (World Ranking JJAU), prestasi Ju-Jitsu pada Indonesia Martial Art Games (IMAG) I Tahun 2023, serta raihan medali perunggu pada SEA Games Thailand melalui Henandhita Steefanny Kinky di nomor Fighting Kelas 52 kg dan Artz Brilliant Perfecto Tanujaya di nomor Fighting Kelas 77 kg. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen PB.JI dalam meningkatkan kualitas pembinaan prestasi nasional.

Ketum PB.JI, Dr. Dedy Triharjanto, menyampaikan tekad kuat jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi.

“Setelah kita melakukan Munas pada Juni lalu, perjalanan kita sudah berhasil sampai sini, kami semua berkomitmen untuk melaksanakan program kerja yang sudah kami jadikan sebagai Saga Cita PB.JI,” kata Dedy.

“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami, tentunya kami masih butuh dukungan dan bimbingan dalam menjalani amanah ini dan tantangan ini, kami berharap doa dan dukungan KONI Pusat dapat mengantar Ju-Jitsu dalam meraih prestasi tertinggi,” lanjutnya.

Sanga Cita PB.JI mencakup penguatan organisasi hingga ke seluruh Indonesia, pelatihan khusus atlet berprestasi, pengembangan kualitas wasit, peningkatan prestasi, keikutsertaan dalam kejuaraan nasional dan internasional, sertifikasi wasit internasional, jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet, akuntabilitas organisasi, serta peningkatan kesejahteraan sosial.

PB.JI juga diharapkan mampu menyelenggarakan kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Kejuaraan Nasional Ju-Jitsu Kajati Jawa Timur Cup 2025 yang merupakan hasil sinergi PB.JI dengan Kejaksaan.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., turut menyampaikan harapannya.

“Tentunya KONI Pusat berharap kepengurusan yang baru saja dilantik dapat meningkatkan prestasi Ju-Jitsu di Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional, semoga kepengurusan ini bisa berjalan dengan maksimal,” ucapnya.

Menutup rangkaian pelantikan, Ketum KONI Pusat kembali menegaskan pentingnya komunikasi terbuka di internal organisasi.

“Jadikan Ju-jitsu sebagai ladang prestasi serta bentuk pengabdian kita kepada Indonesia, lahirkan atlet berprestasi, saya harapkan PB.JI dapat membuka jalur komunikasi dengan mudah bagi Pengurus Provinsi (Pengprov), Kabupaten/Kota untuk berkonsultasi,” tutup Ketum KONI Pusat.(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال