Rahasia “Glowing” di Usia 62 Tahun, Menkes Budi Kenalkan Konsep “Makan Skincare”

Menkes Budi Gunadi Sadikin membagikan rahasia kulit glowing di usia 62 tahun lewat konsep “makan skincare” dengan menu sehat dan bergizi.(Pixabay/dbreen)

JAKARTA, Nusainsight.com – Di tengah maraknya tren perawatan wajah berbasis produk kimia, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, justru menghadirkan pendekatan berbeda. Lewat sebuah video edukasi yang viral di media sosial, ia memperkenalkan konsep unik bertajuk “Makan Skincare”.

Dalam video tersebut, Menkes Budi yang kini berusia 62 tahun membagikan rahasia kulit sehat dan tampak glowing di usia kepala enam. Ia menegaskan, perawatan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang dioleskan, tetapi juga pada asupan makanan sehari-hari, terutama saat sarapan.

“Usia saya tahun ini 62 tahun. Kulit saya masih lumayan glowing, kan?” ujar Menkes Budi sambil menunjukkan wajahnya yang tampak segar.

Ia menjelaskan bahwa konsep “Makan Skincare” merupakan bentuk edukasi tentang pentingnya mikronutrisi untuk kesehatan kulit. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan menu sederhana berupa rebusan wortel, brokoli, telur, labu siam, dan jagung yang ia konsumsi sebagai Sarapan Sehat.

Menu tersebut bukan sekadar menjaga berat badan tetap ideal, tetapi juga berfungsi sebagai “perawatan kulit dari dalam”. Setiap bahan memiliki manfaat spesifik layaknya produk skincare.

Wortel, misalnya, kaya beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi ini dikenal dalam dunia dermatologi sebagai turunan retinol yang membantu regenerasi sel kulit. Sementara brokoli mengandung vitamin C dan sulforaphane yang berperan sebagai antioksidan untuk mencerahkan kulit sekaligus melindungi dari paparan sinar UV.

Telur juga tak kalah penting. Kandungan asam amino, biotin, dan sulfur di dalamnya membantu tubuh memproduksi kolagen alami yang menjaga elastisitas kulit. Labu siam dengan kadar air tinggi berfungsi menjaga hidrasi kulit dari dalam, sedangkan jagung mengandung ferulic acid dan lutein yang melindungi kulit dari penuaan dini.

Melalui kampanye ini, Menkes Budi tidak hanya berbicara soal kecantikan, tetapi juga kesehatan masyarakat secara luas. Ia mengajak masyarakat kembali ke pola makan sehat yang sederhana, terjangkau, dan kaya nutrisi guna menekan risiko penyakit tidak menular.

“Yuk, bareng-bareng saya makan skincare! Bukan hanya bikin sehat, kemudian badan jadi singset, kulit juga jadi glowing!” tutupnya.

Edukasi ini diharapkan mampu mengubah persepsi masyarakat bahwa tampil sehat dan memiliki kulit cerah tidak selalu membutuhkan biaya mahal. Dengan memperhatikan isi piring, manfaat kesehatan dan kecantikan dapat diraih sekaligus dalam jangka panjang.(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال