![]() |
KONI Pusat mendukung peluncuran Kelas Olahraga Sekolah Islam Terpadu Al Madinah sebagai model pendidikan terpadu yang menggabungkan akademik, karakter keislaman, dan pembinaan prestasi olahraga berkelanjutan.(KONI)
JAKARTA, Nusainsight.com - Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Pusat menyatakan dukungannya terhadap rencana peluncuran
Program Kelas Olahraga yang dikembangkan oleh Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al
Madinah. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen
TNI (Purn) Marciano Norman, saat menerima audiensi dari jajaran SIT Al Madinah di
Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta pada Jumat (30/1/26).
Sekolah Islam Terpadu Al Madinah dikenal sebagai lembaga
pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, keunggulan akademik,
penguatan karakter, serta pengembangan minat dan bakat peserta didik. Melalui
berbagai program inovatif, Al Madinah berkomitmen mencetak generasi unggul yang
berakhlak mulia, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Direktur IPTEK Al Madinah
Dr. Asep Mulyana, Direktur Pengembangan Institusi dan Pendidikan (PIDP) Al
Madinah Supriatna, SE., M.Pd., Humas Al Madinah Ir. Waris Hadi, serta
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Bogor Muhammad Reza Argayudha. Pertemuan ini
secara khusus membahas konsep dan kesiapan peluncuran Program Kelas Olahraga Al
Madinah yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026.
Program kelas olahraga ini dirancang sebagai model
pendidikan terpadu yang mengombinasikan pembinaan akademik, penguatan karakter
keislaman, serta pengembangan prestasi olahraga secara berkelanjutan. Melalui
program tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman nyata melalui
interaksi langsung dengan atlet-atlet nasional berprestasi, sekaligus
dipersiapkan dalam jalur pembinaan atlet jangka panjang atau athlete pathway
sejak usia dini.
“Program yang diusung oleh Sekolah Islam Terpadu Al Madinah
sangat erat kaitannya dengan KONI dan merupakan inisiatif yang sangat positif.
Atlet membutuhkan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan untuk meraih
prestasi tertinggi. Apabila dikelola dengan baik, saya yakin Al Madinah mampu
melahirkan atlet-atlet juara Indonesia yang membanggakan,” ujar Marciano
Norman.
Saat ini, SIT Al Madinah telah memiliki sejumlah fasilitas
olahraga seperti venue renang, basket, bulu tangkis, dan futsal. Ke depan, Al
Madinah menargetkan pengembangan fasilitas tambahan, antara lain cabang atletik
dan senam, guna memperluas cakupan pembinaan olahraga bagi peserta didik.
Ketua Umum KONI Pusat juga menekankan pentingnya penerapan
pendekatan Sport Science dan Sport Genomic dalam pelaksanaan program kelas
olahraga. Pendekatan ilmiah berbasis data dinilai krusial untuk
mengidentifikasi potensi dan bakat olahraga siswa secara lebih akurat, terukur,
dan berkelanjutan.
Program kelas olahraga Al Madinah nantinya akan dibagi
menjadi dua kategori, yaitu kelas olahraga gabungan dan kelas olahraga khusus,
yang disesuaikan dengan minat, bakat, serta potensi masing-masing siswa.
“Olahraga memiliki potensi besar dalam mempersatukan bangsa dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Saya berharap Sekolah Islam Terpadu Al Madinah dapat
menjalin kerja sama dengan Forum Dekan, mengingat program ini sangat erat
kaitannya dengan dunia akademis dan pengembangan sumber daya manusia,” tambah
Marciano.
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, kegiatan launching
kelas olahraga Al Madinah direncanakan akan menghadirkan sejumlah atlet
nasional. Kehadiran para atlet tersebut diharapkan mampu menjadi sumber
inspirasi dan motivasi bagi para siswa untuk meraih prestasi optimal, baik di
bidang akademik maupun olahraga.(NI 01)
