Bawaslu Badung Hadiri Rakornas Evaluasi Indeks Integritas Partai Politik 2025, Perkuat Pengawasan Demokrasi

Bawaslu Badung menghadiri Rakornas evaluasi Indeks Integritas Partai Politik 2025 di Kuta. Forum ini memperkuat pengawasan dan komitmen menjaga demokrasi yang transparan dan berintegritas.(Bawaslu Badung)

BADUNG, Nusainsight.com - Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Evaluasi Capaian Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) Tahun 2025 yang digelar di Kuta, Badung, Rabu (11/2/26). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengukur sekaligus memperkuat komitmen partai politik dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia.

Rakornas menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, penyelenggara pemilu, hingga pengawas pemilu daerah. Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama terhadap kinerja partai politik dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) menyampaikan capaian Indeks Integritas Partai Politik tahun 2025 berada pada kategori sedang dengan skor 61,2. Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, pada Rabu (11/2/2026).

Hasil evaluasi ini menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola partai politik di Indonesia. Dari hasil penilaian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tercatat memperoleh skor tertinggi dengan nilai 71, sekaligus menjadi indikator adanya praktik tata kelola yang dinilai lebih baik dibandingkan partai lainnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menyambut positif pelaksanaan Rakornas sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem demokrasi yang berintegritas.

“Indeks Integritas Partai Politik menjadi instrumen penting untuk mengukur sejauh mana komitmen partai dalam menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Bagi kami di daerah, hasil evaluasi ini menjadi referensi dalam memperkuat pengawasan terhadap tata kelola partai politik,” ujar Semara Cipta.

Ia menegaskan, integritas partai politik memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas penyelenggaraan pemilu.

“Partai politik adalah pilar utama demokrasi. Jika integritasnya kuat, maka kualitas demokrasi dan kepercayaan publik juga akan meningkat. Karena itu, penguatan integritas bukan hanya tanggung jawab pusat, tetapi juga harus didorong hingga ke tingkat daerah,” tegasnya.

Melalui partisipasi dalam Rakornas ini, Bawaslu Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif mengawal integritas partai politik. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi yang sehat, transparan, serta berkeadilan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses politik dan pemilu di Indonesia.(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال