![]() |
| FINNS Beach Club meresmikan helikopter SAR pertama di Bali untuk memperkuat respons darurat pariwisata melalui kolaborasi dengan SGI dan BASARNAS. |
BADUNG, Nusainsight.com - FINNS Beach Club resmi meluncurkan helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) pertama di Bali yang dilengkapi kemampuan "hoist" atau evakuasi udara tanpa pendaratan. Kehadiran armada ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem tanggap darurat di Pulau Dewata, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi.
Helikopter SAR tersebut diwujudkan melalui pendanaan dan dukungan penuh dari FINNS Beach Club, dan akan dioperasikan oleh Sayap Garuda Indah (SGI), organisasi pencarian dan pertolongan berbasis di Bali yang selama ini aktif menjalankan misi penyelamatan di darat maupun laut. Dukungan armada udara ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons serta kapasitas evakuasi, terutama dalam kondisi medan sulit dan situasi darurat berskala besar.
Inisiatif ini dikembangkan melalui kolaborasi erat dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS). Kerja sama tersebut menegaskan kesamaan komitmen antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem penanganan darurat di Bali. Dalam pelaksanaannya, Nusa Medica turut dilibatkan sebagai mitra layanan medis yang memberikan dukungan kesehatan dalam operasi SAR yang dijalankan SGI bersama BASARNAS.
Peluncuran helikopter SAR ditandai dengan acara resmi di Elite Rooftop Cabana FINNS Beach Club sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (BASARNAS) dengan SGI. Momentum ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap operasional dan misi kemanusiaan kolaborasi tersebut.
Dalam rangkaian kegiatan, digelar simulasi penyelamatan di laut. Helikopter melakukan manuver terbang rendah dan operasi "hoist", memperlihatkan kemampuan evakuasi korban tanpa perlu mendarat. Demonstrasi ini memberi gambaran nyata kepada awak media dan undangan mengenai teknologi serta standar keselamatan udara yang kini tersedia di Bali.
Selain seremoni, diskusi panel menghadirkan perwakilan FINNS, SGI, dan BASARNAS untuk membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dan wisatawan.
“Keselamatan adalah fondasi dari semua yang kami lakukan di FINNS,” ujar Paul Hussey, COO (Chief Operation Officer) of FINNS
Ia menyoroti tingginya jumlah wisatawan Australia ke Bali yang menurutnya membawa tanggung jawab moral untuk turut memastikan kesiapan sistem penyelamatan.
“Kami bangga dapat mendanai dan mendukung helikopter ini, serta bekerja bersama SGI dan BASARNAS untuk melindungi masyarakat lokal dan wisatawan yang menjadikan Bali sebagai rumah kedua,” katanya.
CCO (Chief Commercial Officer) SGI, Steffen Bay, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan. Dukungan FINNS dan penguatan resmi dari BASARNAS dinilai secara langsung meningkatkan kemampuan operasional SGI sehingga memungkinkan respons yang lebih cepat dan efektif dalam situasi darurat.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (BASARNAS), I Nyoman Sidakarya, menyampaikan apresiasi kepada manajemen FINNS Beach Club atas fasilitasi penandatanganan MoU tersebut. Menurutnya, kesepahaman ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan "response time" penanganan darurat demi memberikan rasa aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menegaskan, dukungan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGI sangat membantu proses evakuasi di medan sulit. Helikopter tersebut telah dilengkapi peralatan "hoist" yang memungkinkan rescuer diturunkan langsung ke lokasi dan korban dievakuasi tanpa pendaratan. BASARNAS pun akan menyiapkan tim penolong dengan kompetensi khusus untuk mendukung operasi tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan manfaat nyata bagi wisatawan dan masyarakat Bali secara umum. Dengan dukungan helikopter sebagai moda evakuasi tercepat saat ini, sinergi SGI dan BASARNAS diyakini mampu meningkatkan efektivitas operasi SAR serta tugas-tugas kemanusiaan di Pulau Dewata. (NI 01)
