![]() |
| Meminum air es dapat memberikan efek positif bagi tubuh anda.(Pixabay/sutulo) |
DENPASAR, Nusainsight.com - Bagi sebagian orang, meneguk segelas air es di tengah teriknya cuaca adalah kenikmatan yang tak tertandingi. Namun, di balik kesegaran tersebut, berkembang sebuah mitos urban yang menyebutkan bahwa kebiasaan meminum air dingin saat makan dapat memicu perut buncit dan menimbun lemak di dalam tubuh. Edukasi kesehatan berbasis visual yang belakangan ini ramai dibahas di media sosial akhirnya membongkar fakta ilmiah di balik asumsi tersebut, sekaligus meluruskan kesalahpahaman yang telah lama beredar di masyarakat.
Secara anatomi, organ lambung manusia memiliki suhu internal yang sangat hangat. Ketika cairan bersuhu rendah atau air es masuk ke dalam saluran pencernaan, sistem metabolisme tubuh tidak tinggal diam. Tubuh justru secara otomatis akan mengeluarkan energi ekstra untuk memanaskan air es tersebut agar suhunya selaras dengan suhu normal badan sebelum diproses lebih lanjut.
Menariknya, proses penyesuaian suhu di dalam perut ini bukan menimbun lemak, melainkan justru memicu pembakaran kalori tambahan. Air putih, baik dalam kondisi hangat maupun dingin, pada dasarnya memiliki kandungan nol kalori, sehingga tidak mungkin menjadi penyebab langsung dari kenaikan berat badan atau penumpukan jaringan lemak pada area perut.
Lantas, apa yang sebenarnya menjadi biang kerok dari perut buncit? Faktanya, penumpukan lemak visceral di area perut dipicu oleh konsumsi makanan tinggi kalori yang sering mendampingi momen minum air es tersebut. Makanan cepat saji (fast food), hidangan yang digoreng, camilan manis, serta minuman bersoda dengan kadar gula tinggilah yang menjadi dalang utama penumpukan kalori berlebih di dalam tubuh. Ketika asupan kalori yang masuk jauh lebih besar daripada energi yang dibakar, sisa energi tersebut akan disimpan tubuh menjadi jaringan lemak.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak lagi mengambinghitamkan air es sebagai penyebab utama perut buncit. Fokus utama dalam menjaga berat badan ideal dan perut yang rata adalah dengan mengontrol porsi makan, mengurangi konsumsi makanan olahan tinggi lemak, serta menjaga hidrasi tubuh dengan air putih yang cukup setiap harinya.
Bagaimana dengan kebiasaan Anda sendiri selama ini saat makan? Apakah Anda tipe yang wajib minum air es atau justru lebih memilih air hangat?(NI 01)
