![]() |
| Area suci Pura Tambawaras, Tabanan, Bali.(NI 01) |
TABANAN, Nusainsight.com - Di tengah lebatnya hutan suci yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tersimpan sebuah rahasia besar yang belum banyak terjamah oleh khalayak luas. Sebuah batu besar berselimut kain sakral (wastra) hitam dan putih, yang konon menyimpan cetakan jejak kaki mistis milik tokoh spiritual legendaris Bali, Ida Ratu Wayan Sakti, kini kian santer menjadi magnet bagi para pencari kesembuhan sekala dan niskala.
Fenomena keberadaan batu sakral ini berada di kawasan spiritual Pasepan Jero Kepah, yang lokasinya menyatu dengan area suci Pura Tambawaras, Tabanan, Bali. Berdasarkan keterangan tokoh spiritual setempat, Jero Mangku, situs tersembunyi ini menyimpan nilai religiusitas yang sangat tinggi. Di atas permukaan batu purba tersebut, terdapat guratan misterius yang menyerupai telapak kaki manusia berukuran besar, yang diyakini masyarakat sebagai tapa suci atau pembuktian jejak spiritual dari Ida Ratu Wayan Sakti.
Suasana mistis sekaligus menenangkan begitu terasa saat memasuki areal persembahyangan ini. Pura yang dikelilingi oleh vegetasi hutan tropis yang rimbun memberikan atmosfer yang sangat hening dan magis. Upacara pembersihan diri (melukat) dan pembersihan secara ritual menggunakan air suci tampak rutin digelar di area batu tersebut. Dalam prosesinya, umat yang datang kerap dibimbing untuk menempelkan tubuh dan telapak tangan mereka langsung ke permukaan batu sakral sembari memanjatkan doa-doa kesembuhan.
Batu megah yang dililit kain poleng ini didampingi oleh beberapa pelinggih (batu/bangunan suci kecil) beratap ijuk yang khas, menambah kekhusyukan bagi siapa saja yang datang berkunjung. Seiring meluasnya informasi mengenai keberadaan jejak kaki gaib ini, kawasan Pasepan Jero Kepah kian ramai didatangi oleh umat Hindu Bali maupun masyarakat umum dari berbagai daerah.
Tujuan utama para pecalang dan umat yang tangkil (datang) ke tempat ini adalah untuk nunas penyembuhan atau memohon kesembuhan. Uniknya, tempat ini dipercaya tidak hanya mampu mengobati berbagai macam penyakit medis yang sulit disembuhkan secara ilmiah, tetapi juga menjadi tempat pelarian terakhir bagi mereka yang menderita penyakit non-medis akibat gangguan energi negatif atau psikologis.
Kini, dengan semakin terbukanya akses informasi, situs batu sakral Ratu Wayan Sakti di kawasan Pura Tambawaras ini tidak hanya menjadi simbol warisan spiritual Bali kuno yang terjaga, melainkan juga bertransformasi menjadi pusat pemulihan jiwa dan raga di tengah keheningan alam Bali yang masih perawan.(NI 01)
