Lawan Kolesterol, Cukup Jalan Kaki 5 Menit Setelah Makan!

Berjalan kaki selama minimal lima menit disinyalir mampu menjadi solusi efektif.(pixabay/mufidpwt)


JAKARTA, Nusainsight.com – Kebiasaan rebahan atau langsung duduk santai setelah menyantap hidangan berat seperti nasi Padang atau sate kambing ternyata menyimpan bahaya laten bagi kesehatan jantung. Fenomena ini kerap dianggap lumrah oleh masyarakat dengan dalih "agar makanan cepat turun." Namun, pakar kesehatan justru memperingatkan bahwa kebiasaan tersebut memicu lonjakan kolesterol dan gula darah secara drastis.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Erta, mengungkapkan sebuah fakta sederhana namun krusial. Rahasia untuk menjaga pembuluh darah tetap bersih dari plak lemak jahat adalah dengan melakukan aktivitas fisik ringan sesaat setelah makan. Berjalan kaki selama minimal lima menit disinyalir mampu menjadi solusi efektif.

"Jalan kaki lima menit saja setelah makan itu fungsinya seperti pompa otomatis yang memaksa lemak-lemak tadi langsung dipakai jadi tenaga. Bukan cuma mampir dan menetap di dinding pembuluh darah," ujar dr. Erta dalam edukasi kesehatannya pada akun medsos.

Ia mengumpamakan pembuluh darah manusia layaknya selang air di rumah. Jika cairan yang mengalir di dalamnya dipenuhi oleh santan dan minyak, maka lambat laun dinding selang akan berkerak hingga memicu kebuntuan total. Saat tubuh diajak bergerak pascamakan, otot-otot kaki akan berkontraksi dan membutuhkan bahan bakar yang diambil langsung dari gula serta lemak yang baru saja dicerna.

Sebaliknya, jika seseorang memilih langsung rebahan, tubuh akan mendeteksi kondisi tersebut sebagai mode hemat energi. Akibatnya, sisa santan dan gorengan yang dikonsumsi akan terus berputar di dalam aliran darah hingga akhirnya menempel menjadi plak pembuluh darah.

"Plak ini kalau sudah mengeras bakal bikin pembuluh darah jadi kaku. Dan inilah awal mula tekanan darah tinggi dan serangan jantung," tegas dr. Erta.

Menariknya, aktivitas ini tidak menuntut intensitas tinggi seperti lari maraton. Masyarakat cukup berjalan santai di dalam rumah atau mengelilingi ruang makan sembari membalas pesan di ponsel. Gerakan konsisten inilah yang menjaga agar metabolisme tubuh tetap aktif bekerja. Selain menjaga kesehatan jantung, kebiasaan ini juga terbukti memperlancar sistem pencernaan sekaligus mencegah penumpukan lemak di perut (perut buncit).

Pada akhir penjelasannya, dr. Erta mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada solusi-solusi instan yang mahal, seperti suplemen peluntur lemak, sementara abai terhadap gerakan fisik yang gratis dan mudah dilakukan. Jantung yang sehat berawal dari komitmen kecil yang dibangun secara konsisten setiap harinya. Jadi, apakah Anda siap melangkah lima menit setelah makan siang nanti?(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال