Tumpek Uye, Pemkab Badung Gelar Vaksinasi Rabies dan Tebar Benih Ikan di Puspem

Pemkab Badung merayakan Tumpek Uye dengan tebar benih ikan dan vaksinasi rabies di Puspem sebagai wujud pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.(Prokompim Badung)


BADUNG, Nusainsight.com - Komitmen menjaga keseimbangan alam dan kesehatan hewan ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Badung melalui perayaan Tumpek Uye dengan aksi tebar benih ikan serta vaksinasi rabies di Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (7/2/26). Kegiatan diawali persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Purwa Dwija Singarsa dari Griya Bantas Batan Bunut, Sibangkaja.

Momentum Tumpek Uye tahun ini tidak hanya diisi ritual keagamaan, tetapi juga langkah konkret yang menyentuh aspek kesehatan hewan dan keseimbangan alam. Pemerintah daerah menyediakan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing, sekaligus menebar benih ikan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Badung mengintegrasikan nilai spiritual dengan kebijakan pelestarian lingkungan. Selain mencegah penyebaran rabies, kegiatan tebar benih ikan juga diharapkan memperkuat ketahanan sumber daya perairan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa perayaan Tumpek Uye harus dimaknai sebagai pengingat untuk selalu menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan. 

"Melalui kegiatan ini, kita berharap pelaksanaannya tidak berhenti pada tataran seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Nilai-nilai luhur dalam konsep Tri Hita Karana hendaknya kita implementasikan secara nyata," ujarnya.

Ia menekankan bahwa keseimbangan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam merupakan fondasi kehidupan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan masyarakat agar gerakan menjaga lingkungan tidak hanya bersifat program, melainkan menjadi budaya bersama.

"Semoga melalui kegiatan ini, alam semesta senantiasa memberikan kesejahteraan bagi seluruh makhluk hidup. Kita tegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan generasi mendatang," tutupnya.

Aksi vaksinasi rabies dan tebar benih ikan pada awal tahun 2026 ini menegaskan komitmen Kabupaten Badung dalam menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian nilai spiritual dan lingkungan berbasis kearifan lokal. Tumpek Uye diharapkan terus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam merawat harmoni antara manusia, alam, dan budaya Bali.(NI 01)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال