Stok LPG Bali Dipastikan Aman Selama Long Weekend Idul Adha 2026

Pertamina memastikan stok LPG Bali aman selama long weekend Idul Adha 2026 dengan tambahan 212.800 tabung untuk antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.(Humas Pertamina Bali)


DENPASAR, Nusainsight.com - Momen long weekend selama lima hari, mulai Rabu (27/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026), membawa peningkatan aktivitas rumah tangga dan usaha masyarakat. Kebutuhan liquefied petroleum gas (LPG) pun diprediksi melonjak, terutama saat perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG di wilayah Bali dalam kondisi aman dan mencukupi. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjaga kelancaran distribusi selama periode libur panjang ini.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa LPG menjadi produk energi yang paling banyak digunakan saat momen liburan. Oleh karena itu, Pertamina telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

"Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM," terang Ahad.

Sebagai bentuk kesiapan, Pertamina telah menyiapkan penyaluran fakultatif LPG hingga 79 persen dari rata-rata penyaluran harian. Total sebanyak 212.800 tabung LPG disalurkan sebagai tambahan pasokan untuk seluruh wilayah Bali.

Langkah ini menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ketersediaan LPG di tengah tingginya konsumsi masyarakat. Dengan tambahan distribusi tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalani libur panjang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan LPG.

Meski stok dipastikan aman, Pertamina tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pola konsumsi yang bijak dinilai penting agar distribusi LPG tetap merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tingkat masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tutup Ahad.

Selain itu, masyarakat juga diminta menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu dianjurkan menggunakan LPG non subsidi seperti Brightgas.

Dengan kesiapan stok dan distribusi yang terjaga, Pertamina memastikan kebutuhan LPG masyarakat Bali selama long weekend Idul Adha 2026 tetap terpenuhi dengan optimal.(NI 01)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال