JAKARTA, Nusainsight.com - Kekhawatiran mengenai bentuk kepala bayi yang tidak proporsional atau peyang sering kali menghantui para orang tua. Muncul mitos di masyarakat yang menyebutkan bahwa kepala bayi peyang dapat memengaruhi tingkat kecerdasan anak di masa depan, bahkan membuatnya menjadi kurang pintar. Benarkah demikian?
Menanggapi keresahan tersebut, Dokter Spesialis Anak, dr. Hendra, Sp.A, memberikan penjelasan medis yang meluruskan anggapan keliru ini. Menurutnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang valid yang mengaitkan antara kepala peyang dengan tingkat kecerdasan anak.
"Beberapa penelitian memang mengatakan bayi dengan kepala peyang itu lebih sering mengalami keterlambatan perkembangan dibandingkan yang tidak peyang. Tapi sampai hari ini, belum ada bukti yang kuat kepala peyang itu bisa bikin bayi jadi kurang pintar atau kurang cerdas," ujar dr. Hendra dalam edukasi singkatnya melalui akun media sosial @bicaraasikecil.
Lebih lanjut, dr. Hendra menekankan bahwa jika mendapati kepala si kecil peyang, fokus orang tua sebaiknya tidak hanya tertuju pada aspek estetika atau bentuk fisiknya saja. Hal yang jauh lebih krusial untuk dipantau adalah aspek tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Ada beberapa poin penting dalam tumbuh kembang anak yang harus diawasi secara ketat oleh orang tua, di antaranya Kemampuan otot besar seperti tengkurap, duduk, merangkak, dan berjalan; Kemampuan menggunakan otot kecil seperti menggenggam mainan atau menjumput benda; Kemampuan anak dalam merespons suara, mengoceh, hingga mengucapkan kata; Kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan kemandirian anak.
Kesimpulannya, kondisi kepala peyang pada dasarnya tidak memengaruhi kecerdasan atau kepintaran anak. Kendati demikian, dr. Hendra mengingatkan para orang tua untuk tetap melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara lebih ketat guna memastikan tidak ada keterlambatan perkembangan yang menyertai kondisi tersebut. Orang tua juga diimbau untuk selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis anak guna mendapatkan penanganan dan stimulasi yang tepat bagi si kecil.(NI 01)
